Gelaran konser bertajuk Water Amplifier yang dihelat oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pengairan UB telah sukses digelar, Sabtu, 21-04-2012, kemarin. Bertempat di Dome UMM, beberapa band telah menampilkan yang terbaik kepada sekitar 2000 manusia yang hadir.

Permohonan maaf yang dalam saya ucapkan kepada Time Portal dan Get Panic. Dikarenakan kendala pada alat transportasi, saya baru bisa datang di venue  ketika Tropical Forest terlihat bersiap-siap untuk tampil diatas panggung. Tapi saya yakin kalian tetap bermain dengan keren dan semoga selalu.

Masih tampak sepi ketika kaki mulai menaiki tangga masuk. Beberapa orang duduk bersila santai di depan panggung. Banyak juga yang asik bercengkrama di tribun. Perhatian saya langsung tertuju ke atas panggung. Harap harap cemas kepada Tropical Forest yang tidak mengambil jatah check sound siang harinya. Selang beberapa menit mereka mulai bermain. Mulai terlihat habitat manusia yang tadinya duduk-duduk secara terpisah, beberapa mulai merapat ke panggung. Tropical Forest tetap keren! Sound Out mereka terdengar begitu bersih dan rata. Sama sekali tidak menunjukan bahwa mereka tidak check sound. Membawakan sekitar 5-7 lagu membuat penonton yang baru saja datang langsung merangsek ketengah-tengah kerumunan. Ini yang saya suka dari musik Reggae. Penikmat musik apapun pasti akan suka.

Dilanjut oleh band Ska-Punk yang baru saja meluncurkan EP beberapa waktu lalu, Youngster City Rockers. Mereka memang selalu tampil keren. Meskipun saya tidak tau banyak tentang musik ska, band yang akrab disapa YCR ini tetap membuat saya bergoyang. Dibantu oleh Black “Pitskankin” dalam penampilanya kali ini, Youngster City Rockers banyak membawakan lagu dari EP terbarunya. Semakin menambah hasrat untuk membeli rilisan mereka yang paling gres tersebut.

Acara dilanjut oleh penampilan sexy dancer yang sangat absurd. Bagaimana tidak, dibalik cewek-cewek sexy yang sedang asik berlenggak-lenggok diatas panggung, terselip seorang pria melambai yang ternyata juga anggota dari tim dancer mereka. Namun ini yang membuat penonton tetap bersemangat.  Kehadiran pria dancer ini semakin membuat suasana Dome UMM riuh oleh liukan tubuhnya. Strategi panitia untuk membuat crowd tetap di tempat berhasil pada malam itu.

Giliran Lolyta And The Disgusting Trouble naik panggung. Ekspektasi tidak berlebihan saya bebankan pada Lolyta. Karena kualitas musik mereka di panggung yang seperti ini tidak perlu diragukan lagi. Dan benar saja, kegilaan Limbang (vocal-gitar, Lolyta ATDT) di atas panggung semakin membuat Dome UMM bergemuruh. Saya rasa penonton yang sedari tadi hanya duduk-duduk di tribun akan sangat menyesal tidak bisa ikut turun ke lantai dansa karena sudah tersesaki penonton yang semakin penasaran dengan aksi Lolyta tersebut. Membawakan tembang-tembang andalan, Lolyta And The Disgusting Trouble sukses berat malam minggu kemarin. “Rock itu Pedas”, celoteh Limbang setelah membagi-bagikan Lombok ke kerumunan penonton. Entah apa maksudnya, tapi biarlah yang terpenting mereka tetap tampil mempesona malam itu. Yang lebih heboh adalah ketika di puncak penampilan Lolyta And The Disgusting Trouble berkolaborasi dengan Youngster City Rockers. Membawakan lagu dari Led Zeppelin – Dyer Maker semakin membuat klimaks penampilan band-band Malang malam hari itu. Salut!

Acara memasuki puncaknya ketika Rekti cs mulai beriringan naik panggung. Tidak banyak bicara The S.I.G.I.T  langsung membuka penampilan dengan lagu Horse. Setelahnya saya hilang konsentrasi untuk menghapal lagu apa saja yang dibawakan oleh band asal Bandung ini. Mungkin terlalu larut dalam histeria penonton yang lain. Banyak membawakan lagu dari album pertama Visible Idea Of Perfection diselingi dengan dua single Money Making dan Up and Down. Namun sejujurnya saya kurang suka penampilan The S.I.G.I.T malam itu. Terlalu banyak noise dan delay yang dihasilkan dari gitar Fachri. Rhytm dari gitar Rekti juga tidak terlalu terdengar hingga suara-suara “aneh” dari gitar Fachri semakin dominan. Bahkan pada lagu Satan State sempat terdengar fals. Namun terlepas dari semua itu, hingar bingar audience terlihat begitu bersemangat dan bergairah. Dengan lantang mereka ikut bernyanyi di setiap lagu yang dibawakan. Saya rasa acara yang berjudul Water Amplifier ini begitu bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan yang begitu membara.

 

 

Meet And Greet The S.I.G.I.T
Melanjutkan rangkaian acara Water Ampilifier 2012 yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Pengairan Universitas Brawijaya Malang acara meet and greet dengan bintang tamu The S.I.G.I.T akhirnya bisa terealisasi setelah sebelumnya terjadi ...
READ MORE
The S.I.G.I.T Eksklusif Interview at Water Amplifier 2012
The S.I.G.I.T, siapa yang tak mengenal mereka, band yang digawangi oleh Rekti, Farri, Adit, dan Acil ini telah memberi banyak inspirasi ke banyak kalangan anak-anak band, terutama pengaruh mereka terhadap ...
READ MORE
HMP UB Present Water Amplifier 2012
Bersiaplah untuk kembali menguras keringatmu di sabtu ketiga di bulan april ini kawan. Melanjutkan rangkaian acara Water Day 2012 yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Pengairan Universitas Brawaijaya (HMP UB) Malang ...
READ MORE
Meet And Greet The S.I.G.I.T
The S.I.G.I.T Eksklusif Interview at Water Amplifier 2012
HMP UB Present Water Amplifier 2012